Hari ini, satu langkah kecil diayunkan untuk ikut melunasi sebuah janji kemerdekaan:
mencerdaskan kehidupan bangsa – Anies Baswedan on Indonesia Mengajar

Buat saya kesempatan ini merupakan sebuah tanggung jawab besar yang diamanahkan Allah kepada saya, saya harus bisa membawa mimpi 1300-an pemuda hebat yang ingin berbagi, atau bahkan orang lain yang juga peduli dengan pendidikan dan anak-anak Indonesia.

Mimpi, inspirasi, saran, komentar, kritik, doa, pesan, kesan, dan lain sebagainya, bisa Anda tuliskan sesuka hati Anda di halaman ini. Dengan senang hati akan saya baca, telaah, dan sampaikan semampu saya. Terima kasih.

🙂

Ginar Santika Niwanputri

Advertisements

17 responses »

  1. adipersada says:

    let’s help them to shape their dream and make it firm! 🙂

  2. Laris says:

    Halooo Inay,, Selamat dan sukses ya! Saya sungguh bangga pada kamu dan Bayu 😉

    Mungkin saat ini saya tidak ditakdirkan berada di jalan yang sama dengan kalian. Dan inilah mimpi yang bisa saya bagi, untuk menjawab pertanyaan “Apabila Anda mendapat kesempatan untuk memajukan sebuah sekolah dasar di daerah terpencil, apa yang akan Anda lakukan?”

    —————————————————-
    Jika saya berkesempatan untuk memajukan sebuah sekolah dasar di daerah terpencil, kecintaan terhadap daerah tempat tinggal akan menjadi hal yang saya tekankan. Semua orang seharusnya mengenal lingkungannya dengan baik sejak dini. Dari mengenal, kemudian tumbuh rasa cinta yang diiringi tekad untuk memajukan daerah tempat tinggalnya. Saya membayangkan seorang siswa SD, puluhan tahun kemudian ia menjadi orang sukses yang tidak lupa untuk membangun daerah asalnya. Dengan begitu, tercipta usaha yang berkelanjutan untuk memajukan daerah terpencil.

    Untuk mewujudkan hal tersebut, saya akan memberikan pengajaran yang sebisa mungkin disesuaikan dengan kondisi daerah setempat. Dibutuhkan strategi kreatif untuk membuat para siswa tertarik belajar. Misalnya ketika mengajarkan geografi, saya akan mengajak mereka melihat dan mengenali gunung-gunung yang berada di sekitar mereka. Namun gunung-gunung terkenal lainnya saya ceritakan juga untuk memperluas wawasan mereka. Intinya, saya ingin menerapkan konsep “think globally, act locally”. Dengan begitu, mereka yakin bahwa pelajaran yang mereka dapat di sekolah dapat langsung bermanfaat bagi kehidupan mereka sehari-hari. Jika sudah tumbuh rasa penasaran dan hasrat belajar pada diri mereka, tentunya mereka akan menjadi pelajar yang bercita-cita tinggi dan mempunyai kemauan keras untuk mencapainya.
    —————————————————-

    Oh ya Nay, sebelum kalian berangkat nanti, saya ingin menitipkan sesuatu. Benda fisik. Siapa tahu bisa bermanfaat bagi kamu, Bayu, atau pengajar muda lainnya. Kita akan sempat bertemu kah? Mudah-mudahan bisa ya 🙂

  3. ewa says:

    semangaaaat inay, masbay. (gym)
    jangan lupa niatin ibadah ye

  4. Tina says:

    Heloo inay dan bayu! Semangat yaa! Im proud of you, salam bwt Pak Anies Baswedan..hehe..
    Laris juga..tulisannya keren!
    Anyway, Im getting back to Klaten(my hometown). it doesnt mean that Im giving up on my dream..as IT and education enterpreneur..but things happened and I decided to create such a “Rumah Pintar” in Klaten where people can access the internet, reading books, learning computers, english, and so on. Mohon doanya ya
    Kalo ada saran/masukan, dont be hesitated to tell me ya..^^
    *hugs*

  5. Desi Hadiati says:

    haloo teman2,,,
    aaaa,,,
    I envy all of you,,
    I have quite the same dream with you,,
    sampe terharu bacanya,,terutama yang laris,,
    hiks,,

    smangat yaa teman2,,
    mari tularkan semangat untuk mewujudkan Indonesia yg lebih baik,,

    please share your experience yaaaa,,
    I’d share mine if I have the priceless one,,
    *xoxo

  6. fusuysamid says:

    Mereka masih sangat muda nay.
    Ibarat kertas, tak terlalu banyak coretan.
    Ibarat katak, tak berat untuk membalik tempurungnya.

    Sosialisasi adalah hal yang paling krusial. Karena yang biasanya bikin susah itu, lingkungan mereka – dari demografi hingga geografinya, budaya pendidikan – baik formal maupun di keluarga, pola pikir masyarakat dll. Itu sih yang biasanya bikin susah buat orang luar buat menerapkan ide baru. Masyarakat di Ciwidey sempat melarang anak-anaknya ke rumpinnya Satoe Indonesia, cuma karena bentuk rumahnya mirip “sesuatu” (ndak banget dah). Sekali lagi, sosialisasi. Tapi kayaknya dari IM nya sendiri udah curi start duluan lah ya sebelum mbak Inay dan masbay berangkat ke lokasi 🙂

    Saya doakan semoga di lokasi beneran ada power supply nay! Jangan broadband doank =))

  7. ghifar says:

    memang teman2 saya ini super sekali semuanya. saluuute 🙂

    @inay: berbagi ttg mimpi, kayaknya mimpi sy udah tertuang di komennya Laris, ehehe.. semoga dgn kehadiran kamu & bayu bisa membuat anak2 di sana jadi pada lapar belajar 😉

  8. iksan says:

    untuk teman2ku mba inay dan masbay, kutitipkan mimpi-mimpiku ini padamu.

    *ngikutin laris deh, kopas jawaban saya waktu itu :)*
    “Apabila Anda mendapat kesempatan untuk memajukan sebuah sekolah dasar di daerah terpencil, apa yang akan Anda lakukan?”

    -Membiarkan anak-anak sekolah tersebut menentukan minatnya sendiri. Kelemahan sistem pendidikan Indonesia adalah semua pelajaran harus diajarkan dan seluruh anak-anak harus pandai semuanya. Padahal potensi anak berbeda-beda, mempunyai keunikannya masing-masing. Ada yang pandai olahraga, menggambar, menari, menyanyi, pandai berhitung, dan lain-lain. Maka yang ingin saya lakukan adalah, menggali sedalam-dalamnya potensi tersebut agar anak yang bersangkutan merasa bahwa dirinya spesial.

    -Membuat cara mengajar yang fun, sehingga anak-anak tidak merasa malas untuk bersekolah. Belajar bisa saja dari suatu permainan, dari cerita pengalaman sehari-hari, atau bahkan dari lirik lagu. Semua bisa kita pelajari.

    -Menggunakan dan mengajarkan teknologi yang dapat membantu proses belajar mengajar. Mungkin dengan mengajarkannya mengoperasikan komputer, bermain internet, dan sebagainya. Akan sangat seru apabila anak-anak didik dapat menulis blog, browsing internet untuk keperluan tugas, atau bahkan membuat website mereka sendiri. *poin ini biar sok2 if aja sih, prioritasnya paling kecil kok :/*

    -Membentuk anak-anak yang mempunyai apresiasi. Banyak anak malu maju ke depan kelas karena takut diejek, atau karena takut salah. Bila kelas terisi dengan anak yang punya apresiasi tinggi, anak-anak tidak akan mengejek temannya atau mempermalukan temannya yang salah. Anak yang mempunyai apresiasi tinggi akan memberikan apresiasi kepada temannya karena sudah berani maju ke depan kelas.

    -Menyeimbangkan kegiatan belajar dengan ekstrakurikuler. Pelajaran menjadi dasar yang penting, namun ekstrakurikuler adalah tempat anak-anak berekspresi sebebas-bebasnya mereka.

    “creativity is as important as literacy”
    -Sir Ken Robinson

    “The greatest love of all
    Is easy to achieve
    Learning to love yourself
    It is the greatest love of all”
    -Michael Masser and Linda Creed

    this list can go on and on, jd saya stop disini dulu deh. tolong titip mimpi2 ini ya teman2! 🙂

  9. joelian says:

    Waaaaaaaaaaaaaaahh…..

    Speechless…

    Inspiring..

    It’s gonna be legen… wait for it.. DARY!!!

    Mantap!

    Salut!

    Hormat!

    Bangga!

  10. Alsasian says:

    Semangat ya nay, just remember ours “knowledge is power, but character is more” 😀

  11. Amir says:

    Nay,.. inget kalo ngajar harus sabar, super sabar,.. 😀

    Semangat, Gin,.. (gym)

  12. adipersada says:

    hello dearest friends!

    thank you very much for the kind words and warm supports, really appreciate it! 🙂

    i dont know any other way to give back your supports, prayers, and expectations better than giving my best to fulfill your dreams and hopes for those kids.

    i hope we all find His way to donate our skills, knowledges, or anything we have to our society, much bigger, nation.

    i keep in mind what i’ve read just now and bring this always with me to remind me that how lonely i will be later, i always have your supports with me.

    well, i think this is it, guys

    i’ll be having training for two months before going to No Man’s Land!

    wish me luck 🙂

  13. Geri says:

    Selamet buat inay ma bayu yang uda kepilih jadi buat ngemban amanat yang keren ini..

    Moga sukses y, moga bisa ngebuat Indonesia negeri tercinta ini menjadi lebih maju lagi..

    Do the best lha buat semuanya mengejar mimpi,,

    Inget kan mimpi tu kunci buat menaklukan dunia 😉

  14. fixmanius says:

    Inay and Bayu, good luck for your honourable mission of educating Indonesia.

    Here are some very meaningful quotes by two of my favourite writers and poets:

    “If one advances confidently in the direction of his dreams, and endeavors to live the life which he has imagined, he will meet with success unexpected in common hours.” – Henry D. Thoreau.

    “In dreams begins responsibility.” – William B. Yeats.

    -Gil

  15. ricong says:

    assa.
    baru baca gw, mantap! semangat disana! titip kuote ya kawan, “teruslah bermimpi, berusaha, dan bersyukur!” -Monterico-

    “no one can guarantee will success in a war, but they deserve it” -winston churchill-
    menangkan perang dalam bidang pendidikan ini!
    wass.

  16. niningkurniati says:

    nay mamah rindu inay. Hati-hati ya sayang. Semoga Allah melindungi inay dan lingkungan ramah terhadap inay sehingga inay betah dan dapat menyelesaikan dengan kesungguhan dan sukses.semoga inay sehat dan mendapat penerimaan yang baik dari setempat. amin. salam sayang dari mamah. ga bisa dekat dan menlindungi inay dari dekat. tapi mamah selalu berdoa untuk keselamatan inay dan kemajuan inay segalanya.amin

  17. Ella says:

    Hi Inay, maaf baru komen, abis saya baru baca.. Abis liat posting kamu ke Palembang, hehe. Semangat ya, Nay! Tantangan pasti selalu ada, tapi pasti ada jalan keluarnya juga. Salam buat murid2 kamu, semoga mereka ‘tertular’ semangat kamu untuk selalu menjadi lebih baik! 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s